Jumat, 21 Maret 2014

Membuat server streaming TV/Video di LAN/STREAMING | LINUX Version

Dengan semakin murahnya akses dan harga perangkat internet saat ini, sehingga semakin banyak kesempatan bagi semua orang untuk saling bertatap muka lewat internet dengan menggunakan fasilitas video & audio streaming.  Sudah banyak penyedia layanan internet yang bergerak di bidang ini, sebut saja skype, yahoo messenger, google talk, dll. Nah, bagaimana jadinya kalau kita membuat sendiri layanan live video streaming ini? Mungkin nanti bisa digunakan untuk bahan iseng buat mantau kecengan atau keperluan serius seperti CCTV.
Secara teknis, apa keuntungan kita menggunakan streaming server?
Pertama, dari sisi client :
  1. Server dapat mendeteksi kecepatan koneksi client dan secara otomatis menentukan kualitas video stream terbaik
  2. User tidak perlu menunggu sampai seluruh file didownload ke client (buffer), sehingga user bisa memilih bagian mana saja dari video/audio yang akan diputar (berlaku untuk file video/audio streaming)
Kedua, dari sisi provider :
  1. Memungkinkan penyiaran secara langsung sebuah event (audio/video)
  2. Mendukung penyediaan konten2 multimedia interaktif seperti live chat, video conference, dll
  3. Karena tidak perlu menunggu user mendownload seluruh stream, maka pemutaran stream hanya membutuhkan sumber daya server dan transfer data yang lebih sedikit (dibandingkan dengan progressive download)
  4. Karena tidak didownload (tidak disimpan di cache PC user), file audio/video yang distream (mestinya) lebih aman
Dalam membangun suatu sistem live video/audio streaming yang sederhana, secara umum komponen yang harus ada kurang lebih seperti berikut :
  • Publisher berperan sebagai encoder, untuk mengubah data-data yang ditangkap dari alat penangkap (video/audio) menjadi format file lain yang dapat diteruskan ke RTMP server yang akan mempublikasikan data2 stream tersebut. Untuk memudahkan user, biasanya data-data audio/video diubah menjadi flash video (menggunakan codec Sorenson). Publisher sendiri merupakan sebuah aplikasi, diantaranya JWPlayer (versi > 4.5.207) dengan menggunakan type=camera, atau menggunakan Red5. Di sisi Publisher ini pula dipasang audio/video device, penyimpanan file, atau link stream RTMP lain, yang akan distream.
  • RMTP server berfungsi untuk menerima stream dari Publisher, sehingga user dapat mengakses hasil stream tersebut via perangkat client (browser/media player). Sehingga client mengakses stream ke RTMP server bukan ke publisher lagi
  • Client merupakan sisi pengguna, yang menampilkan flash movie yang merupakan hasil stream dari RTMP server. Aplikasi client ini bisa merupakan flash video player yang disimpan di web hosting dan dibuka via browser (client hanya membutuhkan browser yang terpasang plugin flash) atau media player yang mendukung stream RTMP. Salah satu aplikasi flash video player ini adalah JWPlayer dan FlowPlayer
Btw, apa sih sebenernya RTMP itu sendiri? RTMP (Real Time Messaging Protocol)  merupakan protokol internet yang digunakan untuk audio/video streaming antara flash player dan server streaming. Suatu aplikasi khusus diperlukan untuk menerima dan menyiarkan koneksi RTMP dari penyedia stream ke user.
Aplikasi RTMP server yang banyak digunakan diantaranya Wowza (komersil), Adobe File Media Server (Adobe FMS, komersil) dan Red5 (Open Source). Dalam tulisan ini, kita akan mengimplementasikan streaming server berbasis Red5, karena selain gratis, juga memiliki fitur-fitur yang sama dengan RTMP server komersil.
Red5 sendiri merupakan server streaming open source berbasis Java yang mendukung streaming audio/video, merekam stream, shared object (live chat, presentasi online), siaran live stream, dll. Saat tulisan ini dibuat, versi terbaru Red5 adalah 1.0.0-RC2. Red5 dapat diunduh dari web resminya http://red5.org/, dan dapat diinstal pada sistem operasi Linux, Windows dan MacOS.
Kembali lagi soal RTMP, layaknya untuk mengakses HTTP, untuk mengakses suatu stream, client harus mengarahkan media playernya ke URL stream RTMP yang berbentuk rtmp://IP-server/folder-aplikasi-stream/channel-stream. Folder-aplikasi-stream merupakan direktori penyimpanan aplikasi stream yang memungkinkan publisher mengarahkan  hasil tangkapan perangkat audio-video/file media. Aplikasi disini merupakan aplikasi red5 yang ditulis dengan bahasa XML. Kita bisa menggunakan aplikasi demo yang disediakan oleh Red5.
Sementara channel-stream merupakan saluran streaming yang akan diakses client. Hasil tangkapan perangkat audio-video/file media yang berbeda dapat diarahkan ke aplikasi stream yang sama, namun dengan saluran yang berbeda. Client tinggal memilih saluran mana yang akan ditampilkan.
Cukup sudah pendahuluan yang cukup panjang ini, saatnya kita bersenang-senang

Instalasi Red5

Sistem operasi yang digunakan untuk instalasi ini adalah Ubuntu 10.04, dan versi red5 yang digunakan adalah versi 0.9.1. karena red5 adalah aplikasi berbasis java, maka sistem operasi yang diinstal harus sudah mendukung java, kita instal terlebih dahulu javanya dengan :
apt-get install java-common openjdk-6-jre openjdk-6-jdk
Selanjutnya, kita akan menyimpan aplikasi red5 ini di direktori /opt/red5 (bisa juga di tempat lain). Download terlebih dahulu file source Red5, kemudian ekstrak di direktori /opt/red5
wget http://www.nielsenaa.com/red5-installers/red5-0.7.0.tar.gz
tar -xvzf red5-0.7.0.tar.gz -C /opt/red5
Jika direktori ekstrak Red5 di list, tampilannya sebagai berikut :
ady@local-server:/opt/red5$ tree -L 2
âââ boot.jar
âââ conf –> file konfigurasi red5
âââ lib
âââ license.txt
âââ log –> log red5
âââ red5.bat
âââ red5-debug.bat –> file eksekusi red5 di windows jika ingin melihat output log saat red5 dijalankan
âââ red5-debug.sh –> file eksekusi red5 di linux jika ingin melihat output log saat red5 dijalankan
âââ red5-highperf.bat
âââ red5-highperf.sh
âââ red5.jar
âââ red5.sh –> file eksekusi red5 normal
âââ red5-shutdown.bat –>  file untuk mematikan layanan Red5 di windows
âââ red5-shutdown.sh –>  file untuk mematikan layanan Red5 di linux
âââ webapps –> direktori penyimpanan aplikasi XML Red5
âââ work –> direktori penyimpanan engine Red5

Ubah permission file *.sh Red5 agar dapat dieksekusi dengan :
find /opt/red5 -name ‘*.sh’ -exec chmod +x {} \;
Saat ini, kita bisa langsung menjalankan red5 dengan menggunakan perintah :
cd /opt/red5
./red5.sh
Atau
sh red5.sh
Atau jika ingin melihat keluaran log Red5 (verbose) saat dijalankan :
./red5-debug.sh
Saat ini Red5 tidak dijalankan pada proses background, untuk menghentikannya cukup menekan Ctrl-C, otomatis layanan Red5 akan berhenti.
Tapi, sebelum menjalankan layanan Red5, pastikan terlebih dahulu komunikasi yang diperlukan oleh Red5 telah diiizinkan lewat oleh firewall. Berikut list port yang secara default perlu dibuka :
1935 : untuk RTMP
8088 : untuk RTMPT
5080 : untuk HTTP servlet engine
1936 : untuk debug proxy
Pengaturan konfigurasi port yang digunakan Red5 ini terdapat di file $folder-instalasi-red5/conf/red5.properties, salah satu contoh pengaturan port di Red5 dapat dilihat di http://gregoire.org/2009/01/28/rtmpt-and-red5/

Konfigurasi Layanan Red5

Agar red5 dapat dijalankan saat booting, maka perlu dibuat file skrip init untuk Red5. caranya buat file red5 (bebas sebenarnya) di direktori /etc/init.d :
nano /etc/init.d/red5
Isi dengan keterangan berikut (sesuaikan RED5_HOME dengan direktori tempat kita menyimpan Red5):
set -e
PATH=/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin
DESC=”Red5 flash streaming server”
NAME=red5
RED5_HOME=/opt/red5
DAEMON=$RED5_HOME/$NAME.sh
PIDFILE=/var/run/$NAME.pid
SCRIPTNAME=/etc/init.d/$NAME
# Gracefully exit if the package has been removed.
test -x $DAEMON || exit 0
# Read config file if it is present.
if [ -r /etc/default/$NAME ]
then
. /etc/default/$NAME
fi
#
# Function that starts the daemon/service.
#
d_start() {
start-stop-daemon –start -c nobody –pidfile $PIDFILE –chdir $RED5_HOME –background –make-pidfile –exec $DAEMON
}
#
# Function that stops the daemon/service.
#
d_stop() {
start-stop-daemon –stop –quiet –pidfile $PIDFILE –name java
rm -f $PIDFILE
}
case “$1″ in
start)
echo -n “Starting $DESC: $NAME”
d_start
echo “.”
;;
stop)
echo -n “Stopping $DESC: $NAME”
d_stop
echo “.”
;;

restart|force-reload)
echo -n “Restarting $DESC: $NAME”
d_stop
sleep 1
d_start
echo “.”
;;

*)
echo “Usage: $SCRIPTNAME {start|stop|restart|force-reload}” >&2
exit 1
;;

esac
exit 0
exit 0
Kemudian ubah permission file init ini :
chmod +x /etc/init.d/red5
Kemudian agar file init red5 ini dilload saat booting, jalankan perintah :
update-rc.d red5 defaults
Dengan menambahkan file init ini, kita bisa mengontrol layanan Red5 dengan menggunakan
/etc/init.d/red5 {start|stop|restart|force-reload}
Atau
service red5 {start|stop|restart|force-reload}
Kemudian buka brower, di bagian URL ketikkan :
Sehingga keluar tampilan :
Jika halaman di atas sudah muncul, berarti layanan Red5 standar sudah berhasil terpasang. Jika belum muncul, cek kembali keluaran file red5.sh, jika perlu jalankan file red5-debug.sh

Percobaan Live Streaming

Setelah menginstal Red5, kita coba aplikasi sederhana bawaan dari Red5 yaitu demo Publisher, arahkan browser ke halaman http://IP:5080/demos/publisher.html, sehingga keluar tampilan
Untuk menjalankan percobaan video streaming, pertama hubungkan client dengan server rtmp dengan mengganti box Location ke rtmp://IP/oflaDemo, kemudian klik tombol Connect
jika di menu samping sudah terdapat pesan NetConnection.Connect.Success, artinya client sudah terhubung dengan rtmp server. Jika belum mendapat tampilan seperti di atas, cek terlebih dahulu apakah port rtmp telah berjalan di server kita dengan :
# telnet IP 1935
Selain itu, masalahnya bisa terjadi di jaringan yang terhalang oleh firewall/proxy.
Selanjutnya, untuk melakukan streaming, kita harus mempunyai perangkat Video dan Audio yang telah terpasang di komputer client kita, pilih media Video & Audio yang akan digunakan untuk streaming di menu Video dan Audio
Sebelum memulai proses streaming, terlebih dahulu ubah nama stream kita di box Name dengan nama apa saja, misalkan Live. Setelah memilih perangkat Video & Audio yang digunakan, tekan tombol Start, dengan segera akan muncul notifikasi perizinan Flash untuk mengakses perangkat Video & Audio kita, klik Allow.
Setelah muncul notifikasi dari Flash, seharusnya ditampilkan keluaran Video & Audio di halaman demo publisher kita
Setelah muncul keluaran Video & Audio, kita dapat mempublish streaming kita dengan menekan tombol Publish

Sisi Client

Di sisi client, kita dapat menggunakan media player yang sudah mensupport streaming rtmp. Dalam tulisan ini, kita akan menggunakan flash media player yang dipasang di web hosting kita untuk menampilkan streaming rtmp kita. Kita dapat menggunakan JWPlayer atau Flowplayer. Kali ini kita menggunakan JWPlayer sebagai player rtmp streaming, unduh terlebih dahulu sourcenya di http://www.longtailvideo.com/jw/upload/mediaplayer.zip
Kemudian upload di halaman web yang dapat diakses client, kemudian buat sebuah file html (atau embed di halaman web yang kita inginkan), kode html sebagai berikut :
<div id=”mediaplayer”>JW Player goes here</div>
<script type=”text/javascript” src=”jwplayer.js”></script>
<script type=”text/javascript”>
jwplayer(“mediaplayer”).setup({
flashplayer: “player.swf”,
file: “streamname”,
streamer:’rtmp://IP/oflaDemo/’,
autostart:’true’,
});
</script>
ganti IP dengan IP rtmp server kita dan file streamname dengan nama saluran stream sesuai saat mempublish streaming Video & Audio kita. Selanjutnya buka halaman web yang sudah kita embed kode html tersebut, dan voila
Selesai sudah percobaan streaming Video & Audio kita. Hasil streaming akan mengalami delay sesuai dengan kualitas Video & Audio yang dipilih saat publish (dapat kita ganti juga setelah publish) juga bandwidth client.


Selasa, 11 Maret 2014

Perbedaan CCD dan CMOS [Kasus pada CCTV merk Taiwan dan Cina)

Banyak merk CCTV yang beredar saat ini, dan banyak pula yang menjanjikan hal yang yang seringkali berlebihan. Anda mungkin akan bingung dengan banyaknya pilihan dengan jenis TVL yang tinggi dan menjanjikan kualitas bagus. Namun menurut saya, sebaiknya anda memperhatikan jenis sensor yang digunakan, apakah CCD atau CMOS

Berikut ini akan saya paparkan perbedaan mendasar antara keduanya

CCD - Charged Coupled Device

Beberapa fakta tentang sensor CCD:
  1. Pada awalnya memang sudah dirancang sebagai perangkat penangkapan cahaya
  2. Teknologi konservatif
  3. Secara arsitektur fisik berkepekaan lebih tinggi
  4. Dioptimalkan untuk ISO rendah, dengan kondisi pencahayaan yang berlimpah atau terkendali, pada ISO tinggi noise cenderung lebih banyak.
  5. Berkecepatan rendah
  6. Konsumsi baterai yang tinggi, lebih karena banyak bertumpunya fungsi-fungsi manajemen sinyal elektrik dan sinyal digital di dalam prosesor kamera
  7. Sinyal keluaran langsung dari CCD bersifat lebih murni dan lebih seragam karena sangat minim campur-tangan sirkuit elektronik
  8.  Kelemahan blooming.
CMOS - Complementary Metal Oxide Semiconductor

 Beberapa fakta tentang sensor CMOS:
  1. Pada awalnya tidak diciptakan sebagai perangkat penangkapan cahaya, melainkan sebagai komponen elektronik
  2. Teknologi generasi baru
  3. Secara arsitektur elektronik berkepekaan lebih tinggi
  4. Dioptimalkan untuk ISO tinggi, dengan kondisi intensitas  pencahayaan minimal
  5. Berkecepatan tinggi
  6. Konsumsi baterai yang minim, karena tugas prosesor yang lebih ringan
  7. Sinyal keluaran langsung dari sensor CMOS bersifat tidak lebih murni dan tidak lebih seragam daripada sensor CCD, karena sudah banyaknya campur-tangan sirkuit elektronik internal
  8. Kelemahan skewing 


Camera CCTV sensor CCD (charge-coupled device) dan CMOS (complimentary metal-oxide semiconductor) berfungsi sama yaitu mengubah cahaya menjadi elektron atau partikel gambar. Untuk mengetahui cara sensor bekerja kita harus mengetahui prinsip kerja sel surya. Anggap saja sensor yang digunakan di kamera digital seperti memiliki ribuan bahkan jutaan sel surya yang kecil dalam bentuk matrik dua dimensi. Masing-masing sell akan mentransform cahaya dari sebagian kecil gambar yang ditangkap menjadi elektron. Kedua sensor tersebut melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai macam teknologi yang ada. jadi saran kami, apapun merk dan brandnya kamera tersebut, usahakan jenis ccd.
Masing-masing sell akan mentransform cahaya dari sebagian kecil gambar yang ditangkap menjadi elektron gambar. Kedua sensor tersebut melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai macam teknologi yang ada. Langkah berikut adalah membaca nilai dari setiap sel di dalam gambar. Dalam kamera CCD, nilai tersebut dikirimkan ke dalam sebuah chip dan sebuah konverter analog ke digital mengubah setiap nilai piksel analog menjadi nilai digital.
  • Sensor CCD, seperti yang disebutkan di atas, kualitasnya tinggi, gambarnya low-noise. Sensor CMOS lebih besar kemungkinan untuk noise.
  • Sensitivitas CMOS lebih rendah dibanding sensor CCD. Banyak perbedaan pada bagian  jumlah transistor .
  • Sensor CMOS menggunakan sumber daya listrik yang lebih kecil.
  • Sensor CCD menggunakan listrik yang lebih besar, perbandingannya 100 kali lebih besar dari CMOS.
  • Chip CMOS dibuat dengan cara  yang umum sehingga lebih murah dibandingkan sensor CCD.
  • Sensor CCD telah diproduksi masal dan ditargetkan untuk pemakain dalam jangka waktu lama sehingga lebih produktif dan kualitasnya lebih tinggi serta lebih baik hasilnya.
Berdasarkan perbedaan tersebut, Anda dapat lihat bahwa sensor CCD lebih banyak digunakan di kamera yang fokus pada gambar yang high-quality dengan piksel yang besar dan sensitivitas cahaya yang baik. Sensor CMOS lebih ke kualitas dibawahnya, resolusi dan sensitivitas cahaya yang lebih rendah. Akan tetapi pada saat ini sensor CMOS telah berkembang hampir menyamai kemampuan sensor CCD.

Jumat, 01 November 2013

Konfigurasi Jaringan Hotspot Pada MikroTik RouterOS

System Hotspot.
Hotspot digunakan untuk melakukan autentikasi pada jaringan local. Autentikasi yang digunakan berdasarkan pada HTTP atau HTTPS protocol dan dapat diakses dengan menggunakan Web Browser. Hotspot sendiri adalah sebuah system yang mengkombinasikan beberapa macam features dari MikroTik RouterOS yang sangat mudah dikonfigurasi. Hotspot System adalah sebuah teknologi autentikasi yang biasa digunakan ketika kita akan menyediakan akses internet pada areal publik, seperti : Hotel,café, airport, taman, mall dll. Teknologi akses internet ini biasanya menggunakan jaringan wireless atau wired. Kita bisa menyediakan akses internet gratis dengan menggunakan hotspot atau bisa juga menggunakan Voucer untuk autentikasinya.

Cara Kerja System Hotspot :
Ketika kita memcoba membuka sebuah web page maka router yang sudah memiliki hotspot system, akan men cek apakah user sudah di autentikasi pada system hotspot tersebut. Jika belum melakukan autentikasi, maka user akan di arahkan pada hotspot login page yang harus di isikan berupa usernama dan password. Jika informasi login yang dimasukkan sudah benar, maka router akan memasukkan user tersebut kedalam hotspot sytem dan client sudah bisa mengakses halaman web. Selain itu akan muncul popup windows berisi status ip address, byte rate dan time live. Dari urutan proses diatas, maka user sudah bisa mengakses halaman internet melalui hotspot gateway.

Keunggulan System Hotspot :
Hotpost system digunakan untuk autentikasi user, penggunaan akses internet dapat dihitung berdasarkan waktu dan data yang di download / upload. Selain itu dapat juga dilakukan limitasi bandwidth berdasarkan data rate, total data upload/download atau bisa juga di limit berdasarkan lama pemakaian. Hotspot system juga mendukung system Radius.

Konfigurasi System Hotspot
Untuk mengkonfigurasi jaringan hotspot cara yang biasa digunakan adalah dengan menggunakan wizard, yang secara otomatis akan meng konfigurasi paket system berikut :
- /ip hotspot
- /ip hotspot profile
- /ip hotspot user
- /ip pool
- /ip dhcp-server
- /ip dhcp-server network
- /ip firewall nat
- /ip firewall filter

Gambar Setup Hostpot system dengan menggunakan Wizard




no.2

Hotspot Server Profile :
Hotspot Server Profile adalah setting server yang akan sering digunakan untuk semua user seperti metode autentikasi dan Limitasi data rate. Ada 6 metode autentikasi yang berbeda dalam profile setting, jenis autentikas tersebut adalah :
- HTTP PAP
- HTTP CHAP
- HTTPS
- HTTP cookie
- MAC address
- Trial

GAMBAR HOTSPOT SERVER PROFILE




GAMBAR HOTSPOT AUTENTICATION METHOD


Data Rate Limitation :
Data rate limitation akan digunakan sebagai default setting untuk user yang belum di setting limitasi pemakaiannya. Dimana RX adalah Client upload dan TX adalah Client download.
Contoh penggunaan Data Rate Limitation
- setting default data rate di 64k/128k (upload/download)
- masuk ke system hotspot dan cek bandwidth yang didapat




Hotspot User Profile :
Hotspot user profile adalah tempat menyimpan untuk sekelompok user yang akan dibuatkan rule profilenya. Dimana didalamnya bisa dilakukan setting firewall filter chain untuk traffic yang keluar/masuk, kita juga bisa mensetting limitasi data rate dan selain itu dapat juga dilakukan paket marking untuk setiap user yang masuk kedalam profile tersebut secara otomatis.



Hotspot User :
Hotspot user adalah nama-nama user yang akan akan diautentikasi pada system hotspot. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam konfigurasi hotspot user diantaranya :
- memasangkan username,password dan profile yang disetting pada client tertentu.
- Membatasi user berdasarkan waktu dan paket data yang digunakan
- Menggunakan ip address tertentu dari ip address dhcp yang ditawarkan
- Mengizinkan user untuk koneksi ke hotspot system dari MAC address tertentu
Contoh penggunaan :
- Buat beberapa user dengan bentuk limitasi yang berbeda.
- Buat beberapa user yang diautentikasi berdasarkan MAC address



Hotspot IP Bindings :
Hotpost IP Bindings digunakan untuk mengizinkan ip tertentu untuk membypass autentikasi hotpost, ini sangat berguna sekali ketika kita ingin menjalankan layanan server, atau IP telephony dibawah system hotspot. Contoh Penggunaan :
- buat agar pc atau notebook anda untuk dapat membypass hotspot system, dengan demikian anda dapat melakukan browsing tanpa autentikasi



Hotspot HTTP Walled Garden :
Hotspot Walled Garden adalah sebuah system yang mengizinkan semua user yang tidak memiliki autentikasi untuk mengakses halaman website tertentu. tetapi ketika akan mengakses resource yang lain maka harus melakukan autentikasi. Sistem ini akan melakukan pengaturan pada level protokol HTTP and HTTPS. Cara kerja Walled garden pada HTTP level mirip dengan web-proxy.
Contoh penggunaan:
- Buat hotspot system agar mengizinkan browser untuk mengakses http://www.jetcoms.net tanpa menggunakan autentikasi



Advertisement :
Kita dapat menggunakan proxy yang sama pada user yang tidak memiliki autentikasi untuk menerapkan fasilitas walled-garden ini, settingan advertise bisa juga digunakan oleh user yang memiliki autentikasi untuk dapat menampilkan advertise (iklan) dalam bentuk popup windows. Advertisement ini diaktifkan oleh network administrator dengan mensetting system secara automatis untuk membuka status page. Bahkan advertise ini tetap akan muncul meskipun user tersebut login dengan menggunakan mac address. Dan akan melihat advertisement tersebut dalam interval waktu tertentu sesuai dengan yang disetting. Jadi ketika saatnya popup advertisement muncul, maka server akan mengarahkan web browser client ke status page dan status page akan menampilkan advertise yang kita buat.
Contoh penggunaan :
- Buat advertisement yang akan mengarah ke
- http://www.jetcoms.net
- http://feryjunaedi.wordpress.com
- (bisa ditambahkan halaman lain yang akan anda advertise)


Rabu, 30 Oktober 2013

Cara install teamviewer 8 bagi pemula


TeamViewer – Solusi All-In-One untuk
Dukungan dan Akses Jarak Jauh melalui Internet
TeamViewer terkoneksi ke PC atau server mana saja di seluruh dunia hanya dalam beberapa detik. Anda dapat mengontrol PC mitra Anda dari jarak jauh, seolah-olah Anda sedang duduk tepat di depannya. Temukan mengapa lebih dari 100 juta pengguna memercayai TeamViewer!
Kontrol jarak jauh / Dukungan
Dukungan jarak jauh instan – tidak perlu instalasi apa pun pada pihak klien
Pemeliharaan jarak jauh – akses ke komputer dan server jarak jauh selama 24 jam/7 hari
Akses jarak jauh – akses data anda dan aplikasi kapan saja dan di mana saja
Bekerja di rumah (home office) – akses komputer kantor Anda dari rumah
Rapat / Presentasi
Rapat online – bisa diikuti hingga 25 peserta Presentasi – meningkatkan potensi penjualan Anda
Sesi pelatihan – mengurangi biaya dengan mengadakan pelatihan online
Kerja tim – mengerjakan dokumen bersama-sama secara online dalam waktu yang nyata
nah udah taukan manfaatnya kan, kalo mau meng-install download aplikasinya di : TeamViewer
setelah selesai di download

double click
hasil download TeamViewer 8 tadi,
Tahap Installasi selanjutnya sebenarnya mudah, tapiii untuk pemula ya susah, makanya ini saya berbagi caranya :
1. Pilih “Install >> NExt”

2. Pilih “Personal / non-commercial use >> Next”

3. Ceklis ” I Accept.. , I Agree.. >> Next”

4. Pilih “No (default) >> Finish”

5. Hingga akhirnya seperti ini.

nah udah jadi to, ( tinggal tu kirim Your ID & Password nya) agar komputer anda ingin di remote jarak jauh. :D

Kamis, 19 September 2013

Mengatasi Gagal Instal NET Framework 4 pada Windows 7 kode Error HRESULT: 0xc8000222

Sedikit tips apabila gagal Instal NET Framework 4 pada Windows 7 dengan kode Error HRESULT: 0xc8000222

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa .NET Framework berfungsi untuk menjalankan atau mensupport software tertentu yang tidak bisa di install di Windows 7. Sehingga software tersebut terlebih dahulu akan meminta untuk memasang .NET Framework apabila anda ingin menginstall.

Tetapi bagaimana jadinya apabila ketika ingin menginstall net framework 4 selalu gagal? Ada beberapa penyebab dimana anda akan mendapati kode error tertentu. Jika anda selalu gagal dengan kode Error HRESULT: 0xc8000222 berikut cara menginstall net framework 4. Dari beberapa sumber menyebutkan, bahwa error tersebut terdapat pada Update service windows.

Caranya, download NET Framework 4 yang disediakan oleh microsoft, anda dapat mengunjungi website resmi microsoft dan mendapatkan secara gratis. Sebelum menjalankan instaler NET Framework tersebut, Silahkan jalankan dulu beberapa pengaturan berikut :

1. Masuk ke command prompt (cmd), caranya klik start -> ketik cmd -> enter
2. Pada command prompt tersebut ketikkan net stop WuAuServ
3. Tidak perlu di close command prompt tersebut, kemudian klik start -> ketikkan%windir% -> enter ; (anda bisa saja langsung ke folder c/windows)
4. Cari dalam folder windows tersebut folder “SoftwareDistribution” dan rename menjadi SDold (hanya sebagai penanda saja)
5. Terakhir kembali ke command prompt , ketikan net start WuAuServ lalu jalankan instalasi .net framework 4.

Dari pengalaman, cara tersebut berhasil ketika gagal Instal NET Framework 4 pada Windows 7 dengan kode Error HRESULT: 0xc8000222 . Jika anda mengalami hal yang sama, silahkan dicoba.

Kamis, 05 September 2013

Tips dan trik registry windows (xp, vista, 7, 8) PART II

Melanjutkan tips dan trik part I, silahkan cek berikut ini

(1).Mengganti Nama Recycle Bin
——————————
HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

(2).Memunculkan Rename Pada Recycle Bin—————————————
HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

(3).Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin———————————————–
HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

(4).Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan——————————————————————-
HKEY_CLASSES_ROOTCLSID{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer). Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer (C:WINDOWSExplorer.exe).

(5).Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer————————————————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerDocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (misal: y3ppy) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (misal D:Documents)

(6).Menyingkirkan File Stored Dari My Computer———————————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersion ExplorerMyComputerNameSpaceDelegateFolders
Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee}

(7).Menyembunyikan My Recent Documents————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

(8).Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama——————————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerCabinetState
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst. Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(9).Menyembunyikan Menu Find—————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

(10).Menyembunyikan Menu Run (1)——————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

(11).Menyembunyikan Menu Run (2)——————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

(12).Menyembunyikan Log Off—————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

(13).Menyembunyikan Menu Turn Off Computer——————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose. Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.

(14).Cleartype Pada Logon Screen——————————–
HKEY_USERS. DEFAULTControl PanelDesktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.

(15).Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon————————————————
HKEY_USERS. DEFAULTSoftware MicrosoftWindowsCurrentVersionThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.

(16).Menampilkan Administrator Di Welcome Screen————————————————
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogonSpecialAccountsUserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data

(17).Login Otomatis——————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih. Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data. Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword. Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

(18).Menyembunyikan Icon Printer & Faxes dari Start Menu——————————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.

(19).Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu————————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Cari value bernama Start_ShowControlPa nel dan klik ganda pada bagian tersebut. Masukkan angka 0 pada Value Data.

(20).Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu—————————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

(21).Memunculkan Menu Administrative Tools——————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.

(22).Memperkecil Icon Start Menu——————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(23).Menghilangkan Username Pada Start Menu——————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu. Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(24).Mencegah Perubahan Menu Start———————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu. Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(25).Menyembunyikan My Recent Documents—————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada Start_ShowRecentDoc s dan masukkan angka 0 pada Value Data.

(26).Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop——————————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerCLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
Masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.

(27).Menyembunyikan Icon Di Desktop——————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(28).Mengganti Wallpaper————————-
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

(29).Membersihkan Semua Icon Pada Desktop—————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop. Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(30).Membuat Desktop Lebih Stabil———————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess. Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(31).Menghapus Daftar Program Dalam Menu Run——————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerRunMRU
Di jendela sebelah kanan, akan terlihat deretan software-software (ditandai secara alphabet a, b, c, d, dan seterusnya). Untuk menghapusnya, cukup dengan memilih salah satu (atau semua) nama program yang ada dan tekan tombol [Del]. Jika muncul jendela konfirmasi untuk penghapusan data, tekan Yes.

(32).Membersihkan Recent Documents———————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory. Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.

(33).Menghilangkan Info Tip Pada Icon Folders Di Desktop——————————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada FolderContentsInfoT ip dengan angka 0.

(34).Mengunci Taskbar———————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Klik ganda pada TaskBarSizeMove dan masukkan angka 0 pada Value Data.

(35).Menghapus Past Items Icons Pada Taskbar——————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerTrayNotify
Hapus IconStreams dan PastIconsStream, kemudian buka Task Manager, pada Tab Processes klik kanan pada explorer.exe dan pilih End Process. Klik menu File > New Task (Run) dan ketikan kembali explorer dan tekan OK.

(36).Menyembunyikan System Tray—————————
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay. Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data. Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.

(37).Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop——————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu. Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(38).Mengubah Waktu Delay Ketika Membuka Menu———————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
Klik ganda pada MenuShowDelay dan ubah angka milidetik yang semula 400 menjadi angka lain. Semakin kecil semakin cepat.

(39).Mengatur Ukuran Icon Di Desktop Dan Start Menu—————————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktopWindowMetrics
Klik ganda pada Shell Icon Size dan ubah angka 32 menjadi angka lainnya, misalnya 10.

(40).Mengganti Warna Windows—————————-
HKEY_CURRENT_USERControl PanelColors
Klik ganda Window dan masukkan kombinasi warna RGB (gunakan Adobe PhotoShop untuk menemukan kombinasi warna yang sesuai).

(41).Mengganti Warna Teks Dalam Windows—————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelColors
Klik ganda WindowText dan masukkan kombinasi warna RGB.

(42).Menghilangkan Tab Screen Saver———————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispScrSavPage. Klik ganda NoDispScrSavPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(43).Mengganti Screen Saver Lewat Registry——————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
Klik ganda SCRNSAVE.EXE kemudian masukkan path tempat file Screen Saver yang diinginkan. Misalnya: C:WINDOWSScreenSaver.scr

(44).Menonaktifkan Default Screen Saver—————————————
HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop
Klik ganda ScreenSaveActive dan masukkan angka 0 pada Value Data. Untuk mengembalikannya masukkan angka 1 pada Value Data.

(45).Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Icon Shortcut——————————————————
HKEY_CLASSES_ROOTInkfile
HKEY_CLASSES_ROOTpiffile
Ubah nama IsShortcut menjadi IsShortcuts.

(46).Mengubah Style Wallpaper—————————–
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
Klik ganda pada WallpaperStyle dan masukkan angka sebagai berikut di Value Data:
1 > Center
2 > Stretch
3 > Tile

(47).Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space——————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoLowDiskSpaceChecks. Klik ganda NoLowDiskSpaceChecks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(48).Menonaktifkan Menu Properties My Computer———————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer. Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer. Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data. Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.

(49).Mengubah Ukuran CoolSwitch——————————-
(Coba Tekan Alt+Tab, itulah yang disebut dengan CoolSwitch)
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
HKEY_USERS. DEFAULTControl PanelDesktop
Klik CoolSwitchColumns dan aturlah seberapa panjang CoolSwitch ini akan ditampilkan dengan memasukkan angka yang diinginkan pada Value Data. Kemudian klik CoolSwitchRows dan lakukan hal yang serupa.

(50).Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
HKEY_USERS. DEFAULTControl PanelDesktop
Klik ganda pada CoolSwitch dan masukkan angka 0.

(51).Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP——————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktopWindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.

(52).Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan Pada Mouse———————————————————
HKEY_CURRENT_USERControl PanelMouse
Klik ganda pada SwapMouseButtons dan beri angka 1 pada Value Data.

(53).Mengubah Gulungan Baris Pada Scroll Mouse———————————————-
HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop
Klik ganda WheelScrollLines masukkan angka yang diinginkan (sesuai dengan baris yang hendak digulung) pada Value Data.

(54).Menyembunyikan System Properties Pada Control Panel——————————————————–
HKEY_CURRENT_USERControl Paneldon’t load
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama sysdm.cpl. Klik ganda sysdm.cpl dan masukkan input Yes pada bagian Value Data.

(55).Menonaktifkan Display Properties————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPolicies
Pada bagian subkey Policies, buat sebuah key baru dengan cara Edit > New > Key dan beri nama System. Kemudian di subkey System, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDispCPL. Klik ganda NoDispCPL dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(56).Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard——————————————–
HKEY_CURRENT_USERControl PanelKeyboard
Klik ganda KeyboardSpeed dan masukkan nilai yang diinginkan. Semakin tinggi angkanya, semakin cepat pula Repeat Rate-nya.

(57).Teks Bergaris Bawah Pada Notepad————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftNotepad
Klik ganda lfUnderline dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(58).Mode Word Wrap Pada Notepad——————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftNotepad
Klik ganda fWrap dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(59).Status Bar Pada Notepad—————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftNotepad
Klik ganda StatusBar dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(60).DVD Di Windows Media Player——————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftMediaPlayerPlayerSettings
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI. Klik ganda DVDUI dan masukkan teks Yes pada Value Data.

(61).Menambah Identitas Windows Media Player——————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwarePoliciesMicrosoft
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREPoliciesMicrosoftWindows
Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer. Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar. Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

(62).Mengubah Tombol Stop Menjadi Tombol Play Pada Windows Media Player———————————————————————–
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftMediaPlayerObjectsStopButton
Klik ganda onclick dan masukkan teks player.controls. play() pada Value Data.

(63).Memilih Pemutar CD Audio Default————————————-
HKEY_CLASSES_ROOTAudioCDShellPlayCommand
Klik ganda (Default) dan masukkan path software yang anda inginkan sebagai pemutar CD Audio secara default. Misalnya: C:Program FilesWindows Media Playerwmplayer.exe

(64).Mengembalikan Akses Ke CD-ROM———————————-
Setelah menguninstall sebuah program pembakar CD, adakalanya CD-ROM tidak bisa lagi diakses. Lakukan hal berikut untuk menormalkannya. Pergilah ke lokasi berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentCo ntrolSetControlClass{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.

(65).Memperkecil Ukuran Thumbnail Untuk Windows Explorer——————————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer
Pilih menu Edit > New > Binary Value dan beri nama ThumbnailSize. Klik ganda ThumbnailSize dan masukkan angka 20 pada Value Data.

(66).Membuat Shortcut Menu Pribadi Di Windows Explorer——————————————————
HKEY_CLASSES_ROOTDriveShell
Pilih Edit > New > Key dan beri nama Winamp sebagai contohnya. Klik ganda option (Default) disisi kanan registry editor dan masukkan teks Winamp. Klik subkey Winamp dan pilih menu Edit > New > Key dan beri nama Command. Klik ganda option (Default) dan masukkan path C:Program FilesWinampWinamp.exe pada Value Data.

(67).Enkripsi Melalui Menu Konteks
———————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama EncryptionContextMenu. Klik ganda EncryptionContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(68).Mengganti Icon Pada Drives——————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer
Jika belum ada, pilih Edit > New > Key dan beri nama sesuai dengan drive yang diinginkan [Misalnya: C untuk drive C:]. Pada value tersebut, buat sebuah Key baru lagi dan beri nama DefaultIcon. Klik ganda option (Default) dan masukkan path tempat Icon berada. Misalnya: D:yeppyiconku.ico

(69).Menyembunyikan Drive————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoDrives. Klik ganda NoDrives dan tentukan drive mana yang ingin dihilangkan pada Value Data. Misalnya: jika ingin menghilangkan drive E:, masukkan angka 16 pada Value Data. Kombinasi angka pada Value Data adalah sebagai berikut:
A: > 1
B: > 2
C: > 4
D: > 8
E: > 16
F: > 32
G: > 64
H: > 128
I: > 256
J: > 512
K: > 1024
L: > 2048
M: > 4096
Semua: > 67108863

(70).Membuat Tip Of The Day Windows Explorer——————————————–
Untuk mengaktifkannya buka Windows Explorer kemudian pilih menu View > Explorer Bar > Tip of the Day.
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerTips
Di jendela sebelah kanan akan terlihat deretan tip-tip yang tersimpan dalam value 0-49. Dua hal yang bisa dilakukan adalah mengganti tip-tip yang dengan klik ganda masing-masing value dengan teks yang diinginkan. Kedua adalah menambah tip-tip baru dimulai dengan urutan setelah value 49 (misalnya 50 dst.). Pilih Edit > New > String Value dan beri nama berbentuk angka yang melanjutkan angka terakhir pada tip (misalnya 50 dst.).Klik ganda pada value yang baru tersebut dan isikan dengan teks yang diinginkan pada Value Data.

(71).Menyembunyikan Advanced Settings Pada Folder Options Windows Explorer————————————————————————–
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer
Dibawah key Explorer akan ditemukan subkey bernama Advanced. Klik kanan dan pilih Rename. Ubah nama Advanced menjadi Advancedx.

(72).Kode Curang Bermain Game Hearts————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionApplets
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama Hearts. Klik menu Edit > New > String Value dan beri nama ZB dan isikan angka 42 pada Value Data. Buka game Hearts pada Start Menu > All Programs > Games. Setelah memasukkan nama pemain, tekan kombinasi tombol berikut: Ctrl+Shift+Alt+ F12 dan semua kartu akan terbuka.

(73).Membersihkan Sampah Registry———————————
HKEY_CLASSES_ROOTApplication
HKEY_CURRENT_USERSoftware
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWARE
Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.

(74).Membersihkan Sampah Uninstall———————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionUninstall
Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall.

(75).Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan Dari Add/Remove Programs—————————————————————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionUninstall
Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

(76).Menjalankan Program Saat StartUp————————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya. Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall (C:Program FilesWinampWinamp.exe).

(77).Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG—————————————-
Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
HKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.

(78).Mempercepat Proses Shutdown Windows XP——————————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
Klik ganda WaitToKillServiceTi meout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.

(79).Menyembunyikan Device Manager———————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPolicies
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System. Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage. Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(80).Menonaktifkan Fungsi AutoRun———————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.

(81).Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding—————————————————–
HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop
Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(82).Memunculkan Option My Computer Yang Tersembunyi—————————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionInternet SettingsZones
Klik ganda Flags kemudian ganti menjadi Decimal dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(83).Menonaktifkan Fungsi New Window Di Internet Explorer———————————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwarePoliciesMicrosoftInternet ExplorerRestrictions
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoOpeninNewWnd. Klik ganda NoOpeninNewWnd dan masukkan 1 pada Value Data.

(84).Mengganti Background Toolbar Internet Explorer—————————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftInternet ExplorerToolbar
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama BackBitmap. Klik ganda BackBitmap dan isikan dengan path tempat gambar bitmap (.bmp) yang akan menjadi background toolbar berada pada Value Data. Misalnya: C:WINDOWSWallpaper.bmp

(85).Mengganti Versi Internet Explorer————————————–
Untuk mengetahui versi Internet Explorer yang dimiliki: Help > About Internet Explorer pada browser Internet Explorer.
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftInternet Explorer
Klik ganda Version dan masukkan angka yang diinginkan pada Value Data.

(86).Mengecek ProductID Internet Explorer—————————————–
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftInternet ExplorerRegistration
Lihat ProductID pada key ProductId, pada value tersebut akan tercatat berapa ProductID Internet Explorer yang digunakan.

(87).Mode Full Screen Pada Internet Explorer——————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftInternet ExplorerMain
Klik ganda FullScreen dan masukkan teks Yes pada Value Data.

(88).Mengganti Title Internet Explorer————————————–
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftInternet ExplorerMain
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama Window Title. Klik ganda Window Title dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

(89).Membersihkan Daftar URL Pada Internet Explorer—————————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftInternet ExplorerTypedURLs
Hapus value url1, url2 dan seterusnya dengan menekan tombol Del.

(90).Menyembunyikan Tombol Go Pada Internet Explorer—————————————————-
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftInternet ExplorerMain
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama ShowGoButton. Klik ganda ShowGoButton dan masukkan angka 0 pada Value Data.

(91).Mengganti Nama Icon Internet Explorer——————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerCLSID{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
Klik ganda pada value (Default) disamping kanan, masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.

(92).Menambahkan Domain .Gov Pada Pencarian Website—————————————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftInternet ExplorerMainUrlTemplate
Pilih Edit > New > String Value dan beri nama dengan angka yang
merupakan kelanjutan dari angka-angka yang sudah ada.
Klik ganda pada value tersebut dan ketik %s.gov pada Value Data.

(93).Tweaking Memory Pada Windows XP————————————
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlSessionManagerMemory Management
Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk.
Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB. Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data. Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

(94).Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori———————————————–
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL. Pada option Default Value masukkan angka 1.

(95).Menghapus Pagefile Saat Shut Down————————————–
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentCo ntrolSetControlSession ManagerMemory Management
Klik ganda ClearPageFileAtShut down dan masukkan angka 1 pada Value Data.

(96).Memindahkan Pagefile————————-
HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControlSession ManagerMemory Management
Klik ganda PagingFiles kemudian ganti path ke lokasi baru yang diinginkan. Misalnya: D:pagefile.sys 1024 1024

(97).Menyembunyikan Help And Support————————————
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru -Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp. Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

Selasa, 27 Agustus 2013

Cara mudah hapus dual boot windows vs linux tanpa install ulang

Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi, dimana laptop saya diinstall 2 OS yaitu win7 dan ubuntu. Namun karena kurang puas dengan performa ubuntu, akhirnya saya berniat menghapus UBUNTU dari laptop saya, tanpa melalui prosedur INUL alias install ulang.

Prosedurnya adalah sebagai berikut
Hilangkan dual booting
Langkah-langkahnya
1. instal aplikasi easybcd yang bisa kamu dapat dari link berikut : disini
2. kemudian pada aplikasi easy bcd pergi ke menu bootloader setup dan klik write mbr



3. restart laptop kamu jika laptop kamu langsung login ke windows berarti anda berhasil
4. lanjut ke langkah berikutnya

Format kembali partisi yang digunakan dalam linux
Silahkan gunakan software partisi, atau gunakan fitur disk management bawaan windows7
Selamat menggunakan