Selasa, 11 Maret 2014

Perbedaan CCD dan CMOS [Kasus pada CCTV merk Taiwan dan Cina)

Banyak merk CCTV yang beredar saat ini, dan banyak pula yang menjanjikan hal yang yang seringkali berlebihan. Anda mungkin akan bingung dengan banyaknya pilihan dengan jenis TVL yang tinggi dan menjanjikan kualitas bagus. Namun menurut saya, sebaiknya anda memperhatikan jenis sensor yang digunakan, apakah CCD atau CMOS

Berikut ini akan saya paparkan perbedaan mendasar antara keduanya

CCD - Charged Coupled Device

Beberapa fakta tentang sensor CCD:
  1. Pada awalnya memang sudah dirancang sebagai perangkat penangkapan cahaya
  2. Teknologi konservatif
  3. Secara arsitektur fisik berkepekaan lebih tinggi
  4. Dioptimalkan untuk ISO rendah, dengan kondisi pencahayaan yang berlimpah atau terkendali, pada ISO tinggi noise cenderung lebih banyak.
  5. Berkecepatan rendah
  6. Konsumsi baterai yang tinggi, lebih karena banyak bertumpunya fungsi-fungsi manajemen sinyal elektrik dan sinyal digital di dalam prosesor kamera
  7. Sinyal keluaran langsung dari CCD bersifat lebih murni dan lebih seragam karena sangat minim campur-tangan sirkuit elektronik
  8.  Kelemahan blooming.
CMOS - Complementary Metal Oxide Semiconductor

 Beberapa fakta tentang sensor CMOS:
  1. Pada awalnya tidak diciptakan sebagai perangkat penangkapan cahaya, melainkan sebagai komponen elektronik
  2. Teknologi generasi baru
  3. Secara arsitektur elektronik berkepekaan lebih tinggi
  4. Dioptimalkan untuk ISO tinggi, dengan kondisi intensitas  pencahayaan minimal
  5. Berkecepatan tinggi
  6. Konsumsi baterai yang minim, karena tugas prosesor yang lebih ringan
  7. Sinyal keluaran langsung dari sensor CMOS bersifat tidak lebih murni dan tidak lebih seragam daripada sensor CCD, karena sudah banyaknya campur-tangan sirkuit elektronik internal
  8. Kelemahan skewing 


Camera CCTV sensor CCD (charge-coupled device) dan CMOS (complimentary metal-oxide semiconductor) berfungsi sama yaitu mengubah cahaya menjadi elektron atau partikel gambar. Untuk mengetahui cara sensor bekerja kita harus mengetahui prinsip kerja sel surya. Anggap saja sensor yang digunakan di kamera digital seperti memiliki ribuan bahkan jutaan sel surya yang kecil dalam bentuk matrik dua dimensi. Masing-masing sell akan mentransform cahaya dari sebagian kecil gambar yang ditangkap menjadi elektron. Kedua sensor tersebut melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai macam teknologi yang ada. jadi saran kami, apapun merk dan brandnya kamera tersebut, usahakan jenis ccd.
Masing-masing sell akan mentransform cahaya dari sebagian kecil gambar yang ditangkap menjadi elektron gambar. Kedua sensor tersebut melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai macam teknologi yang ada. Langkah berikut adalah membaca nilai dari setiap sel di dalam gambar. Dalam kamera CCD, nilai tersebut dikirimkan ke dalam sebuah chip dan sebuah konverter analog ke digital mengubah setiap nilai piksel analog menjadi nilai digital.
  • Sensor CCD, seperti yang disebutkan di atas, kualitasnya tinggi, gambarnya low-noise. Sensor CMOS lebih besar kemungkinan untuk noise.
  • Sensitivitas CMOS lebih rendah dibanding sensor CCD. Banyak perbedaan pada bagian  jumlah transistor .
  • Sensor CMOS menggunakan sumber daya listrik yang lebih kecil.
  • Sensor CCD menggunakan listrik yang lebih besar, perbandingannya 100 kali lebih besar dari CMOS.
  • Chip CMOS dibuat dengan cara  yang umum sehingga lebih murah dibandingkan sensor CCD.
  • Sensor CCD telah diproduksi masal dan ditargetkan untuk pemakain dalam jangka waktu lama sehingga lebih produktif dan kualitasnya lebih tinggi serta lebih baik hasilnya.
Berdasarkan perbedaan tersebut, Anda dapat lihat bahwa sensor CCD lebih banyak digunakan di kamera yang fokus pada gambar yang high-quality dengan piksel yang besar dan sensitivitas cahaya yang baik. Sensor CMOS lebih ke kualitas dibawahnya, resolusi dan sensitivitas cahaya yang lebih rendah. Akan tetapi pada saat ini sensor CMOS telah berkembang hampir menyamai kemampuan sensor CCD.

0 komentar:

Poskan Komentar